• Home
  • About
  • Contact
    • Category
    • Category
    • Category
  • Shop
  • Advertise

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku
Hai Guys, 
What's Up! 

"Investment in Travel is an investment in Yourself" - Matthew Karsten-





Kali ini aku mau kilas balik liburan aku ke Pacitan, Jawa Timur yang aku laksanakan pada bulan Oktober 2018 udah lama banget ya. Ya gitu deh suka anget-angetan kalo nulis. So biar ada kenangan, aku jadiin satu cerita langsung deh sekarang. Hehehe.

Pacitan sendiri dari dulu sudah terkenal dengan wisata Goa Gong-nya. Desa kelahiran Presiden SBY ini ternyata punya banyak tempat wisata menarik. Jadi sebenernya dua hari itu gak cukup buat bisa eksplor semua tempat. Nah berikut destinasi yang bisa kamu kunjungi kalau punya waktu yang terbatas di Pacitan.

1. PANTAI BANYUTIBO

Destinasi pertama yang kami kunjungi adalah pantai Banyutibo. Sesuai dengan namanya, "banyu" yang berarti air dan "tibo" yang berarti jatuh ini menggambarkan air terjun yang bermuara ke pantai langsung. Unik banget ya, jarang-jarang dong bisa liat air terjun yang biasanya ada di pegunungan eh ini justru bermuara ke lautan.



Dari kejauhan air terjun yang jatuh ke pasir pantai ini keliatan bagus banget. Langsung dehh pengen nyebur karena pasti praktis banget abis mandi air asin bisa langsung bilas di air tawar. Hehehe. Cuma ini sekedar angan aja, karena aku enggak bawa baju ganti yang cukup.



Dari atas tebing menuju tepi pantai, kita harus menuruni tangga, karena memang lokasinya berada di dalam tebing. Begitu menginjakkan kaki di pasir, wah terasa sangat lembut. Pasirnya berwarna kecoklatan ditemani ombak kecil yang berkejaran. Seru banget deh.

2. PANTAI KLAYAR

Destinasi selanjutnya adalah pantai Klayar. Aslik, mungkin ini pantai terbesar yang pernah aku lihat. Bayangin aja saking luasnya dari tempat parkir menuju pantai utama, aku harus naik ojek. Ya sebenernya bisa aja jalan, tapi jauh banget. Mana pas sampe sini cuacanya panas banget. Jadi ojek adalah pilihan yang sangat tepat, itung itung bantu warga sekitar juga.



Nama pantai Klayar konon berasal dari sebuah kapal yang terombang ambing atau dalam bahasa setempat disebut "Glayar". Pantai ini sendiri bisa dikategorikan dalam tiga Spot. Jadi spot pertama didominasi lautan yang tenang. Disebelahnya lautan yang 'garang' karena dipenuhi ombak besar dan spot semburan mata air. Dimana adanya mata air yang mencuat dari antara belahan batu tebing.


Kalau masih kuat berjalan di bagian atasnya lagi, maka dari ketinggian pantai Klayar ini terlihat seperti bentuk 'love' dengan perbedaan warna airnya saja. Selain itu ada cara yang lebih mudah mengelilingi pantai yang luas ini yaitu dengan naik ATV.

3. GOA GONG

Siapa tidak kenal Goa Gong? Goa yang terkenal karena menghasilkan suara indah ini sudah menjadi bucketlist aku sejak lama. Akhirnya bisa lihat langsung dengan mata kepala sendiri. Wahh senang banget!


Untuk memasuki Goa Gong, cukup membayar tike masuk sebesar 15rb rupiah. Jadi loket masuk kita masuk harus jalan sekitar 100 meter. Begitu tiba di mulut goa, kita masih harus mengantre, menunggu orang yang di dalam keluar. Memang sudah ada kapasitas tertentu dalam memasuki goa, hal ini dilakukan karena memang udara dalam goa tidak sebanyak diluar.


Rasa kagum dan takjub langsung mengeriap begitu memasuki goa Gong. Wah parah sih keren banget. Goanya ternyata sangat luas, padahal dari luar keliatan kecil. Selain itu atraksi warna warni lampu semakin mempercantik isi goa. Wah pokoknya harus liat sendiri deh.

4. PANTAI SRAU

Pantai Srau menjadi destinasi terakhir hari pertama perjalanan saya, ya pantai ini menjadi pilihan untuk mendirikan tenda. Malam harinya kalau masih kuat, bisa banget berburu milky-way, saya sendiri memilih tidur karena kecapekan. Hehehe



Esok paginya selesai berbenah diri maka melihat sunrise adalah kegiatan yang wajib dilakukan. Ada beberapa spot untuk menikmati sunrise di sini. Ada yang di tepi pantai atau dari atas bukit. Semuanya bagus, tinggal pilih kuat yang mana. Kalau saya sudah pasti cari tempat yang paling mudah dijangkau, pinggiran pantai. Hehehe

Nuansa pagi di pantai Srau sangat indah, pasir, ombak dan angin seolah menyambut kedatangan kami. Selain rombongan kami, ada juga rombongan lain yang menghabiskan waktunya di sini. Bahkan anak-anak asik berenang berlarian kesana kemari. Kalau orang dewasa mah udah pasti, foto sana foto sini.

5. KALI COKEL

Destinasi selanjutnya adalah kali Cokel. Jujur gak ada ekspektasi apapun akan tempat ini. Cuma bayangin main di kali, udah gitu doang. Ternyata di sini seru banget.


Jadi ada perahu yang bisa disewa dengan muatan empat orang ditemani dua awak. Nah perahu ini nantinya bakalan bawa penumpang menyusuri kali Cokel. Tapi sebelumnya, perahu akan dibawa menuju lautan dulu. Jadi posisi kali cokel ini memang berada di pinggiran laut jadi bisa langsung nyambung ke laut. Nah di laut ini kita bakalan tegang karena naik perahu kecil di ajak ke tengah lautan yang berombak besar. Wahh parah seru banget. Ya walau agak deg-deg an juga, tapi justru di situ sensasinya. Hehehe


Kelar diajak mainan ombak di laut, maka perahu akan diarahkan kembali menuju kali Cokel. Di sini suasana langsung tenang dan santai banget. Menyusuri kali Cokel yang dikelilingi pohon kelapa di sisi kanan kirinya membuat penumpang terlindung dari panas yang menyengat.

6. PANTAI KASAP

Destinasi selanjutnya adalah  pantai Kasap. Pantai yang disebut sebagai " Raja Ampatnya" Pacitan ini terletak tepat di samping kali Cokel. Jadi cukup berjalan mengikuti jalur yang sudah ditempeli penanda arah ke pantai Kasap.



Pantai Kasap juga memiliki beberapa spot. Yang paling terkenal adalah spot di atas tebing dengan view gugusan bukit di kejauhan. Untuk tiba di spot ini, kita harus mendaki selama kurang lebih 15 menit. Bawa air minum yang cukup karena cuacanya sangat panas.


Demikianlah destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika liburan ke Pacitan dalam waktu dua hari. Paling enggak ini sudah cukup banget menghilangkan kepenatan yang ada.


HAPPY READING SEGERAKAN TRAVELING! 

With Love, 

MRS 



Share
Tweet
Pin
Share
55 komentar
Hai Guys, 
What's Up! 



Dinobatkan sebagai kota 1001 Goa, rasanya memang layak diberikan kepada kota Pacitan. Memiliki banyak goa indah, Pacitan selalu jadi incaran ketika libur panjang tiba. Begitupun saya, sudah mengincar goa indah ini sejak lama, akhirnya kesampaian melihat secara langsung. Apalagi kalau bukan goa Gong.


Goa gong berada di Dusun Pule, desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Akses menuju lokasi sudah sangat mudah. Andaikan nyasarpun, tinggal bertanya saja pada warga sekitar, maka pasti akan diberitahu secara rinci. Karena objek wisata ini adalah wisata kebanggaan warga Pacitan.


Bersama rombongan yang menaiki minibus, kami harus berjalan dari tempat parkir menuju pintu masuk Goa. Jaraknya cukup jauh, lumayan seperti olahraga ringan. Setelah membayar tiket sebesar 10 ribu rupiah per orang, maka kamipun menyusuri jembatan di tengah hutan jati yang tak terlalu luas. Tak lama kamipun tiba di mulut goa Gong.


Rombongan pun diminta menunggu di luar sejenak, karena masih ada banyak orang di dalam. Saya sempat berpikir setelah melihat pintu masuk goa yang kecil, mungkin karena goa Gong ini kecil, maka tidak bisa menampung banyak orang. Tapi ternyata dugaan saya salah.


Setelah diijinkan masuk barulah saya tahu, ternyata goa Gong sangat luas sekali. Tidak boleh banyak orang di dalam karena jumlah Oksigen yang terbatas di dalam. Maka setelah mengelilingi goa Gong, pasti pengunjung akan berkeringat. Pantas saja ada penjual kipas angin kertas di pintu masuk.


Sebenarnya disediakan kipas angin di beberapa titik oleh pihak pengelola, namun karena luasnya goa dan banyaknya pengunjung, maka tetap akan terasa pengap di dalam.

Namun hal tersebut tidak mengurangi kekaguman saya akan keindahan goa Gong. Terlebih  dengan pantulan kerap kerlip cahaya lampu, maka akan membentuk ilusi warna staglaktit dan staglagmit menjadi warna merah, hijau, kuning atau ungu tergantung warna lampu yang sedang menyorotnya. Ah indah sekali.


Goa Gong katanya ditemukannya oleh dua warga yang sedang mencari sumber mata air dan akhirnya tersebar ke seantero desa sekitar. Nama goa Gong sendiri diambil dari bunyi bebatuan di dalam goa yang terdengar seperti bunyi gong apabila dipukul.




Menyusuri  goa Gong, membuat saya heran dan kagum akan ciptaan Tuhan. Terlebih hal ini disajikan di dalam sebuah goa, ah sungguh indah sekali.

Artikel ini juga telah dipublish dengan perubahan oleh detiktravel


Happy Reading Segerakan Traveling!


With Love, 

MRS

Tonton juga videonya ya... 


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Hai guys,
Anyyong...

Masih membahas tentang wisata di Pacitan, udah baca dong tentang kali cokel yang menawan? Nah kali ini saya akan membahas tentang salah satu pantai yang unik di Pacitan.

Kenapa Unik? Soalnya pantai ini mempertemukan air terjun yang segar dan air laut yang asin. Loh kog bisa...? Ya sesuai namanya yang berasal dari bahasa Jawa namanya adalah pantai Banyu Tibo Yang berarti air (banyu) yang jatuh (tibo). Air yang jatuh itu ga lain ga bukan adalah air terjun. Ya ada air terjun yang bermuara di tepian pantai ini, semacam pancuran alami gitu.



Bisa Ngapain aja di pantai Banyu Tibo?

Bibir pantai Banyu Tibo sendiri sebenarnya pendek banget. Terlihat seperti lekukan, pantai ini justru terlihat seperti pantai pribadi. Soalnya memang bisa dibilang 'mungil' dibandingkan pantai-pantai pada umumnya.



Ehh tapi tenang aja, even kecil pantai ini recommended banget kog buat di jadiin tempat seru-seruan. Yang pasti harus mandi sih, mandinya juga bakalan seru karena adanya ombak yang mengajak bermain, tapi harus hati-hati juga ya, karena ombaknya kadang suka besar.


Selepas puas berenang kita bisa bilas badan di air terjun yang segar. Bisa sambil siram-siraman sama teman. Hehehee. Untuk yang ga mau basah-basahan, bisa banget foto ala-ala di semua spot yang ketjeh, asal pinter ambil angle semua sudut di pantai Banyu Tibo bisa dibilang bagus. Kalau kalian punya drone wajib banget sihh nerbangin drone di sini dan kalian bakalan bengong liat hasilnya.

Fasilitas apa yang tersedia?
Fasilitas yang tersedia cukup baiklah. Ada kamar mandi, tempat makan dan toko yang menjual souvenir. Cukup banget dong.



Bagaimana akses menuju pantai Banyu Tibo?

Waktu ke sini saya ikut trip share cost jadi ga terlalu memperhatikan jalan. So far jalanan cukup baik kog. Kalau saran sih better naik mobil, bisa naik motor tapi saya kurang tahu sewa dimana.

Kapan waktu terbaik ke pantai Banyu Tibo?
Karena baru pertama kali, saya belum terlalu tahu. Tapi dari pengalaman saya kemarin, kayaknya pagi hari waktu yang tepat dehh ke sini, soalnya tempatnya masih sepi banget. Jadi berasa pantai pribadi.



So demikian laporan saya tentang pantai Banyu Tibo. Oh ya sebenernya ada banyak foto lain, tapi berhubung laptop rusak dan hanya foto ini yang ada di hape jadi saya aplod seadanya ya. Nanti kalau nunggu foto dari laptop alamat ga bakal kelar ini artikel. HAHAHAHA...

HAPPY READING SEGERAKAN TRAVELLING!!

With Love,

MRS

Tonton juga videonya ya...




Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Hai guys...
What's Up!!


" Dare Yourself  To Know Who You Are."


Kali ini saya akan bercerita tentang petualangan saya ke salah satu daerah di Jawa Timur, yang terkenal akan lanskap alamnya yang menawan. Memiliki begitu banyak ragam wisata baik gunung, pantai, Goa, air terjun, kali dan masih banyak lainnya, yang menjadikan Pacitan destinasi wisata yang wajib kalian masukkan dalam bucketlist.


Salah satu destinasi yang saya sambangi  adalah kali Cokel. Berada di desa Watukarang, kecamatan Pringkuku. dan dikenal sebagai sungai amazonenya Pacitan, menjadikan kali cokel wajib masuk dalam list kalian ketika berkunjung ke Pacitan.



Berada persis di sebelah lautan menjadikannya sebagai kali yang unik. Selain itu, kebersihan tempat ini sangat lah terjaga. Terasa nyaman sekali.


Bersama ke-4 saya, santi, uli, ajeng dan lintang menaiki sebuah kapal setelah membayar tiket di loket. Ditemani seorang abang kapal kami akan diajak  menyusuri kali cokel sepanjang 2 Km.


Saya kira kami akan langsung di bawah menyusuri kali, ternyata kami terlebih dahulu diajak ke muara pertemuan antara air kali Cokel yang tawar dan air laut Watukarang  yang asin. Disini juga difungsikan sebagai pelabuhan perikanan tradisional, maka tak heran ada banyak kapal nelayan yang sedang bersandar.
Melewati batas air tawar kami pun diajak merasakan sensasi ombak yang ber gulung-gulung yang menggoyangkan kapal kami berkali-kali.


Tiga teman saya pun mulai merasa ketakutan, karena ombaknya cukup tinggi. Sedangkan saya tidak berani merekam lagi, karena memang hentakan air sering mengguyur kami. Akhirnya kami mau ga mau harus rela basah2an dehh.
.
"yukkk kita balik aja yuk.."ucap uli, yang kuatir kapalnya akan terbalik sedangkan dia membawa kamera.
Jadi pesan buat temen-temen kalau mau nyobain jangan lupa bawa dry bag, jadi aman ga ketakutan. Hehehehe


Setelah sekitar 10 menit kami diajak bermain-main ombak, maka kami pun di ajak kembali ke kali cokel. Berbeda dengan air laut yang sangat berombak, Air kali cokel sangat lah tenang. Deretan pohon nyiur meliuk disisi-sisi kali cokel menambah adem suasana.

Begitu tenang sampe tiba-tiba abang kapal bermanuver dengan kapalnya, jadilah kami semua spontan berteriak karena kaget tapi seru.. Hehehe.
" Wahh... seru banget mba mel, ga rugi lahh bayar 20 ribu untuk pengalaman kayak gini", ujar Ajeng yang terkesan  sekali akan petualangan seru yang baru kami lakukan.

Dari semua destinasi selama di Pacitan. Entah kenapa aku suka banget sama Kali Cokel ini. Ga nyangka ada kalo seasik ini. Parahh sihh harus dicoba ini mah. Dan aku masih nyoba lagi.. Hahahaha.

Hayoo kalian berani ga nyobain pengalaman seru seperti kami? Inget Indonesia terlalu cantik cuma buat di pandangin doang.

HAPPY READING SEGERAKAN TRAVELLING!!


With Love,

Mrs
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Kubbu

Kubbu Network

http://kubbu.net/

https://kubbu.net/wp-content/uploads/2019/06/logo-kubbu-komunitas-blogger-dan-buku-300x225.jpg

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

Categories

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • Agustus 2021 (1)
  • Juni 2021 (1)
  • Maret 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Oktober 2020 (30)
  • Juni 2020 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • Maret 2020 (2)
  • Februari 2020 (1)
  • Januari 2020 (3)
  • Desember 2019 (1)
  • November 2019 (4)
  • Oktober 2019 (3)
  • September 2019 (4)
  • Agustus 2019 (3)
  • Juli 2019 (4)
  • Juni 2019 (5)
  • Mei 2019 (4)
  • April 2019 (4)
  • Maret 2019 (5)
  • Februari 2019 (3)
  • Januari 2019 (4)
  • November 2018 (3)
  • Oktober 2018 (2)
  • September 2018 (2)
  • Agustus 2018 (3)
  • Juli 2018 (4)
  • Juni 2018 (3)
  • Mei 2018 (3)
  • April 2018 (6)
  • Maret 2018 (8)
  • Februari 2018 (2)
  • Januari 2018 (4)
  • Desember 2017 (11)
  • November 2017 (6)
  • Oktober 2017 (4)
  • September 2017 (1)
  • Agustus 2017 (8)
  • Juli 2017 (4)
  • Juni 2017 (2)

Created with by ThemeXpose