• Home
  • About
  • Contact
    • Category
    • Category
    • Category
  • Shop
  • Advertise

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku
Hai Guys?
What's up.



Kali ini saya akan sharing tentang kisah perjalanan menuju  sebuah taman nasional  yang ada di Kalimantan Tengah. Tujuan utama dari trip ini adalah liat keberadaan Orang Utan di habitat aslinya. Yups mana lagi kalau bukan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP)

Menuju TNTP ini adalah trip yang bikin saya  deg-degan. Berangkat dari Purwokerto, ternyata kereta yang saya naiki kurang tepat waktu. Deg-deg an dari stasiun Pasar Senen saya naek ojek online ke Gambir untuk naik Damri. Langsung naik Damri dan saya harap-harap cemas sepanjang perjalanan. Syukurnya saya bisa tiba tanpa macet. Saya pun menuju counter untuk check in.

Berhubung saya lihat masih ada waktu tersisa saya pergi ke kamar mandi untuk berbenah diri dulu, ketika sedang berbenah sayup-sayup saya dengar nama saya dipanggil. Omaigattt...last call for me, langsung dong lari-lari,,,Wuakakakkaaa..harus banget sih saya cerita, karena itu jadi kali pertama saya last call..sedeg-deg an itu.

Berhubung (katanya) mobil jemputan ga diijinkan masuk, kami harus jalan kaki sejauh 500 m (katanya). Nyatanya kami jalan hingga bercucuran keringat, tapi ga kunjung tiba di meeting point yang dimaksud. Hahhahaa. Olahraga banget sih, but it's okay lah itung-itung buang lemak.


Setelah bertemu dengan driver yang mengantar kami, kami pun berangkat menuju pelabuhan Tanjung puting. Ternyata lokasinya berada ga terlalu jauh dari bandara.

Setibanya di pelabuhan kami segera menaiki kapal berukuran sedang. Setelah semuanya siap dan sudah masuk kapal, maka kami pun mulai mengarungi sungai.



Diawali dari sungai yang agak besar (lupa apa nama sungai ya... Hehehe),kami pun mulai masuk ke sungai sekonyer. Sungainya lebih kecil, hanya bisa di lewati dua kapal dan Itu pun harus saling bergantian.



Di sepanjang perjalanan kami di keliling hutan dan kalau beruntung akan melihat penampakan monyet yang bergelayutan.

Pemandangan itu harus disaksikan selama berjam-jam sihh.... Hahaha. Dari makan pagi sampe makan siang belum juga sampe. Hehehehee. Syukurnya setelah berjam-jam kami tiba juga.



Ada banyak pengunjung yang juga penasaran untuk melihat langsung binatang yang katanya  99% memiliki kesamaan dengan manusia ini. (seriusan ada tulisan beginian di dalam camp leakey).

Kapal kami pun menepi dan sebelum menginjakkan kaki di Camp leakey  (salah satu camp dimana otan hidup) kami di briefing untuk menjaga peraturan yang ada. Yang paling utama adalah kami ga boleh berisik. Otan sensitif dengan suara asing, jadi kalau mau ketemu otan harus belajar diem. HEHEHEHEE.


Di perjalanan, kami berhenti sejenak di sebuah rumah yg berisi tentang orang utan.  Terdiri dari foto-foto, pernak-pernik dan segala sesuatu yang berhubungan dengan orang utan. Setelah itu, kami memulai perjalanan, perjalanan ga terlalu lama, lagian seru sihh karena berada di hutan, sambil sesekali mendengar lengkingan orang utan.



Nahh feeding place yang kami datangi ternyata baru dibuka. Maka belum beruntung, hampir menunggu 2 jam lebih tidak satu pun otan yang nongol. Pengunjung uang tadinya rame pun, satu persatu mulai pulang dengan lunglai. Termasuk rombongan kami. Ya mungkin otan butuh waktu untuk adaptasi ya, kayak kamu kalau putus pasti butuh waktu untuk adaptasi jadi jomblo lagi.. Xixxixi😂



Akhirnya sebagian dari kami pun beranjak, sebagian masih penasaran. Saya mah ngikut aja kirain udah mau balik semua eh ternyata masih ada yang nunggu. Nah pas kita balik, belum terlalu jauh katanya ada satu otang yang dateng. Wah saya balik lagi dong, ya walaupun cuma bentar doang liatnya, abis itu otan langsung pergi lagi. Ya ampun nyari otan susahnya keg nyari jodoh. 😪



Waktu semakin sore, kami kembali ke klotok, perjalanan waktu itu ditutup dengan suasana senja yang syahdu sambil minum es buah segar. Ahh seru.

Malam pun tiba, kami belum juga sampai di dermaga. Eh apa itu, wahh ada Kunang-kunang!!! WOWWWW.  !! 😱😱😱

Saya yang udah lama ga liat kunang-kunang pun bahagia banget. Wowww... Keren banget.. Udah kayak pohon natal dengan kerlap kerlip lampunya. Apalagi saat lampu utama kapal dimatikan, woww.. Semakin jelas cahaya kerlap-kerlip dari ribuan kunang-kunang. Seriusss entar honeymoon mau kesini. AMIN. 😇🙏

Eniweeii kog ga ada foto kunang-kunang nya... Susahh coyy... Difoto ga keliatan... 😅

Oiya... Saat perjalanan pulang dan hari semakin gelap, klotok sempet 'terjebak' di rereumputan.. (apa ya bahasanya) jadi ada tanaman ilalang gitu di sungainya, nah karena cahaya memang ga terlalu terang atau karena nahkoda ngantuk, jadinya kami nabrak ilalang itu deh. Alhasil klotok terjebak, syukurnya ada klotok lain lewat, kami pun dibantu dengan ditarik. Wahh kalo ga ada klotok lain yang lewat kami bisa nginep tuhh. Hahahaa..



Demikian lah perjalanan saya dan rombongan seharian di Taman Nasional Tanjung Puting. Semoga kalau ada kesempatan lagi, saya mau honeymoon kesini. Hahahaa... Doain ya pemirsahhh. Amin.

Happy Reading Segerakan Travelling!

With Love,

MRS

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Kubbu

Kubbu Network

http://kubbu.net/

https://kubbu.net/wp-content/uploads/2019/06/logo-kubbu-komunitas-blogger-dan-buku-300x225.jpg

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

Categories

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • Agustus 2021 (1)
  • Juni 2021 (1)
  • Maret 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Oktober 2020 (30)
  • Juni 2020 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • Maret 2020 (2)
  • Februari 2020 (1)
  • Januari 2020 (3)
  • Desember 2019 (1)
  • November 2019 (4)
  • Oktober 2019 (3)
  • September 2019 (4)
  • Agustus 2019 (3)
  • Juli 2019 (4)
  • Juni 2019 (5)
  • Mei 2019 (4)
  • April 2019 (4)
  • Maret 2019 (5)
  • Februari 2019 (3)
  • Januari 2019 (4)
  • November 2018 (3)
  • Oktober 2018 (2)
  • September 2018 (2)
  • Agustus 2018 (3)
  • Juli 2018 (4)
  • Juni 2018 (3)
  • Mei 2018 (3)
  • April 2018 (6)
  • Maret 2018 (8)
  • Februari 2018 (2)
  • Januari 2018 (4)
  • Desember 2017 (11)
  • November 2017 (6)
  • Oktober 2017 (4)
  • September 2017 (1)
  • Agustus 2017 (8)
  • Juli 2017 (4)
  • Juni 2017 (2)

Created with by ThemeXpose