• Home
  • About
  • Contact
    • Category
    • Category
    • Category
  • Shop
  • Advertise

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku
Hai Guys, 
What's Up! 



Tebing Breksi awalnya ada bekas tambang. Ditutup sejak tahun 2014 karena alasan lingkungan, siapa sangka kini keberadaanya bisa menjadi daya tarik wisata baik bagi warga lokal maupun luar kota.

Saya sendiri sudah tahu keberadaan tebing ini sejak 2018, hanya belum ada kesempatan untuk main ke sini. Sampai akhirnya, teman saya, Santi, mengajak saya untuk explore Jogjakarta, salah satu listnya adalah tebing Breksi. Kami pun pergi awal Januari.



Naik motor, setelah sebelumnya dari Candi Prambanan, maka tebing Breksi akan dengan mudah ditemukan. Karena ada banyak plang nama yang dipasang. Jadi hanya tinggal mengikuti plang nama kami pun sampe di tebing Breksi.


Biaya masuknya 5000-10000 rupiah (aku lupa-lupa inget.. Hehehe). Bersamaan dengan jam makan siang, kami makan siang terlebih dahulu. Sudah tersedia rumah makan besar dengan berbagai macam stand makanan, tinggal pilih suka apa. Selain itu harganya juga terjangkau pas di kantong. Untuk pemakai t-Cash, bsa banget pake scan barcode, sayang saya baru tahu setelah bayar pake cash, hehehe.


Selesai makan, langit mendungpun tiba. Ya karena masih di musim penghujan jadi langit masih suka gloomy. Kami mulai mengelilingi tebing Breksi, dan seriously isinya orang semua. RAME BET!



Mungkin karena bertepatan dengan weekend, orang membludak di sini. Sebenernya langsung jadi males gitu, tapi ya namanya juga tempat wisata ya wajar kalo rame. Akhirnya, saya dan Santi, cari spot foto. Tapi ya itu kebanyakan cendol, hahahaa.. alias bocor sana sini. Pupus sudah harapan untuk dapat foto instagramble ala selebgram. Wkwkkww


Tapi yang paling bikin kesel adalah kesadaran antre dan tahu diri dalam ambil foto sih. Jadi saya udah antre nunggu giliran, tetapi beberapa kali diserobot orang yang baru banget datang, kesel dong. Biasanya aku sih diemin aja. Tapi karena ngerasa aku juga udah antre lama dan sabar nunggu, sementara tuh mba mba baru dateng nyerobot, aku tegur dong. Syukurnya mbanya cukup tahu diri, kalo ga kegnya dia mau foto lebih lama lagi. Hadeuh. Padahal kalo ijin baik-baik mau duluan karena buru-buru or something else pasti aku juga kasih. Hemm...



Pindah ke spot lain, lagi asik muterin, ehh hujan deraspun tiba. Aku dan Santipun harus berteduh, menunggu sekitar 30 menit, kami memutuskan untuk kembali setelah hujan reda. Karena spot di atas memang masih beralaskan tanah, jadi becek dan cukup licin untuk ditapaki.


Untuk fasilitas terbilang udah cukup lengkap, lahan parkir luas, ada kamar mandi, mushola dan tempat makan. Jadi cocok untuk tempat wisata baik solo, berdua, bareng temen atau pacar maupun keluarga.



Demikian lah perjalanan kami menelusuri tebing Breksi, yang bikin aku amaze adalah, adanya ukiran berbentuk Naga dan ukiran bentuk lainnya yang dibuat di atas batu. Wowww artsy banget sih, keren. Jogja emank penuh seniman hebat ya.

Happy Reading, Segerakan Traveling!

With Love,

MRS
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Hai guys!

How's your life?



Apa yang biasanya traveler pikirkan ketika mendengar kata pantai? Kebanyakan dari kita pasti akan langsung memikirkan tentang pasir putih atau air lautnya. Berbeda dan unik hal yang paling menonjol dari pantai Timang justru karang besar di seberang pantai yang harus disebrangi dengan gondola (kereta gantung) atau jembatan gantung tepat di atas lautan berombak besar.



Pantai Timang terletak di Padukuhan Danggolo, Desa Purwodadi, Kec. Tepus, Kab. Gunung Kidul. Ketika tiba di desa terdekat, maka biasanya d'traveler akan ditawari sewa jeep seharga 350ribu untuk pulang pergi. Hal ini karena memang kondisi jalan yang masih bebatuan menuju pantai Timang. Demi hemat, saya dan teman saya, Santi, nekad mencoba naik motor saja. Memang jalanannya masih jelek, jadi ditengah perjalanan saya memilih jalan saja, sedangkan Santi mengendarai motor. Syukurnya mendekati pantai, jalanan mulai membaik jadi saya pun kembali naik motor.


Setibanya di lokasi, masih belum banyak pengunjung yang datang. Pagi adalah pilihan tepat untuk datang ke pantai Timang. Sementara saya sibuk mengabadikan pemandangan, Santi sudah tidak sabar ingin mencoba naik gondola untuk menyebrang ke sebrang batu karang. Saya sebenarnya agak takut dan ngeri naik gondola, tapi karena mikir sudah jauh-jauh  ke pantai Timang masak tidak mencoba ikon unik yang membuat pantai Timang menjadi terkenal itu. Maka dengan merogoh kocek sebesar 150 ribu saya membeli tiket Gondola.


Gondolanya sendiri masih terlihat sangat tradisional. Terbuat dari kayu dan hanya cukup untuk satu atau dua orang saja. Cara kerjanya pun masih manual, yaitu ditarik 6 orang, 3 orang di masing-masing sisi. Bayangkan betapa capek bapak-bapak tersebut, maka harga tiket yang terbilang cukup mahal itu rasanya layak untuk menghargai kerja keras para penarik gondola.



Alternatif lain untuk menuju sebrang adalah jembatan gantung yang berada tepat di sebelah gondola. Harganya lebih murah yaitu 100ribu. Namun saya pikir lebih menakutkan menyebrangi lautan melalui jembatan, jadi setelah mengumpulkan keberanian saya pun menaiki gondola. Sebelumnya saya sudah pesan kepada para penarik gondola, agar pelan-pelan saja mengantarkan saya.



Naik gondola yang cuma sekitar 5 menit itu cukup buat saya berdoa. Sungguh sensasi tegang tapi seru seketika saya rasakan ketika tali gondola mulai berayun. Saran saya jangan melihat ke bawah laut. Serem. Hehehe. Sesampainya di sebrang kita bisa minta dipandu oleh seorang bapak untuk berkeliling sekaligus sebagai fotographer. Ada banyak spot foto menarik disini, salah satunya tulisan " Pantai Timang".

Oh iya selain gondola dan jembatan gantung yang membuat pantai Timang menjadi unik terdapat hal lain yang cukup menarik.  Seperti banyaknya bendera Merah Putih yang berkibar disini. Ada sekitar 9 bendera yang dipasang, cukup banyak ya untuk sebuah tempat wisata.

Mengapa bisa begitu? Saya juga kurang paham, tapi melalui sedikit info dari penjaga tiket disini katanya pengunjung yang datang ke Pantai Timang justru kebanyakan berasal dari Negara tetangga seperti Malaysia, Singapura bahkan Korea. Bahkan waktu saya kesini, hanya Saya dan Santi yang orang Indonesia. Mungkin banyaknya bendera tersebut sebagai penanda bahwa Pantai Timang berada di Indonesia. Nah loh orang asing aja udah banyak yang berkunjung kesini terlebih kita sebagai orang Indonesia.

Jadi kapan ke sini?

Artikel ini sudah dirilis di detiktravel dengan perubahan seperlunya.

Happy Reading Segerakan Traveling!


With Love,


MRS

Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Hai Guys,

What's Up Guys?

Apa kata yang terlintas kalo denger kata jogja? banyak banget sihhh orang dalam menjabarkannya, tapi kalo kalian nanya ke saya, maka untuk saat ini saya akan menjawab KENANGAN...oke sebenernya perjalanan ini dilakukan bulan Februari 2015, tepat saat adik saya wisuda makannya saya inget banget. Hehehhehee. 

Jadi saat itu kami berusaha untuk explore jogja terutama wisata alamnya sihhh..nahh adik kami yang udah 5 tahun disana menyarankan kami untuk exlplore daerah gunung kidul...tahun itu kawasan belum seterkenal sekarang sih. Nah adik kami mengajak kami untuk menyambangi Goa Pindul, yang terkenal dengan rafting bodynya. Yupsss, ga rafting body banget sih, jadi lebih kayak menyusuri goa yang ada di tengah-tengah sungai dengan menaiki ban.



Waktu itu lupa bayar berapa, tapi yang pasti kami cari paket yang paling murah. wkkwkwkwkw. Ternyata saat itu goa pindul memang lagi naik-naik daunnya, karena selain kami banyak banget wisatawan lokal maupun luar yang juga ikutan antri untuk mencoba wisata ini.


Akhirnya setelah memakai peralatan body rafting ala-ala, kami dituntun untuk menuju sebuah sungai, ternyata ini pintu masuk menuju goa pindul gitu. Setelah menunggu sekitar 30 menit an akhirnya giliran kami tiba. 

Maka kami semua menceburkan diri ke air dan duduk di atas ban. Satu sama lain disuruh berpegangan ban dengan yang ada di kanan kirinya. Akhirnya kami berangkat dan dipandu satu orang guide kami memulai petualangan kami.





Sambil menuntun kami untuk terus masuk ke dalam goa, sang guide juga memberi penjelasan tentang goa pindul. (tapi saya udah lupa apa yang dijelaskan ya guyss..hahahha). Soalnya alih-alih mendengarkan penjelasan sang guide, saya udah keburu asik menikmati goa yang di penuhi staglaktit  (ehhh ini gimana sihhh  tulisanya...lupaa saya...hahahaha) indah. Oh ya pas di spot tertentu kita bisa melihat kumpulan kelelawar yang sedang asik tidur,  tapi ini setelah di kasih guide ya..soalnya di dalam goanya mahh gelap.






Setelah menikmati staglaktit, kami mulai masuk ke daerah yang agak terang, nah di sini ada spot seru untuk loncat indah ala-ala gitu, sebenernya pendek jaraknya, tapi saya mahh orangnya takutan. Hahhahaa.. berani-berani diri dan akhirnya saya loncat. Karena lupa lepas kacamata, kacamata saya juga hilang disitu. padahal itu baru beli di warung dekat ticketing. Wkwkwkwkwkw.



Sekitar 30 menit an lebih lah waktu yang diperlukan untuk sampe di tujuan akhir, ga terasa udah sampe di pintu keluarnya goa pindul aja. Akhirnya kami menyelesaikan petualangan kami. Aselii seru banget sihh waktu itu. Oh ya untuk yang pengen tahu goa pindul ini lokasinya dimana, tenang aja, mudah banget kog ditemui, begitu masuk kawasan Gunung Kidul maka kalian bakalan langsng liat tulisan kanan kiri tentang goa pindul.

Btw, tahu ga sihh, ternyata kawasan goa pindul ini katanya merupakan salah satu kawasan geopark yang dilindungi loh. Jadi selain goa pindul ada juga Gunung Api Purba, Embung Ngglanggeran dan lain sebagainya. Jadi kalo maen ke Goa Pindul jangan lupa untuk dateng ke tempat itu juga.


Happy Reading, Segerakan Travelling!


with Love,

MRS


Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Hai Guys..
How's Your Life?

Jogja memang gak pernah gagal bikin saya jatuh cinta....jadinya selalu ada alasan dan semangat untuk bisa selalu kembali ke tempat yang serasa "rumah" ini...(sok puitis)..hehehhe. Oke kali ini saya akan bercerita secara singkat perjalanan saya ke Candi Hindu terbesar di Indonesia, ya apalagi kalau bukan candi Prambanan. Pasti pada nanya, kalo udah sering  bolak balik ke Jogja, kog belum pernah ke candi Prambanan? Oke dulu banget saya  udah pernah mau kesini bareng temen-temen,,tapi ga jadi, terus sering banget lewatin, tapi ga pernah mampir, nah terakhir saya dan 2 temen saya udah niat banget kesini, ehh duitnya kurang...gagal lagi dehh..hahahha...emank kalo belum rejeki ya ga jadi terus ya, sampe akhirnya saya udah bener-bener membulatkan tekad untuk mengexplore candi Prambanan, dan thank God akhirnya terlaksana tanggal 14 februari kemarin...ciyyeee..ciyeee..pas valentine gitu..Hahahaha.


Beneran dehh ga tahu kalo hari pas saya kesini itu bertepatan dengan valentine day..dah gitu ga sengaja juga pake baju ngepink..hahhaha..bawaan alam sadar kali ya..wkkwkw. Oh ya perjalanan saya seperti biasa selalu bareng si emak (motor matic punya emak) dan selalu sendirian ya (hikksss). Saya berangkat dari Purwodadi sekitar jam 7.30 pagi dan menempuh jarak sekitar 125 Km..melewati kota Solo, Klaten baru sampe Jogja dehh..sampe di Candi Prambanan sekitar jam 11 an siang. Selese parkir motor langsung masuk ke dalam...lumayan jauh lah jarak parkir motor ke tiket masuk, tapi karena basicnya saya suka jalan, jadi saya sih happy-happy aja. Hehehhee.



TIKET MASUK

Di tempat pembelian tiket, ada yang menawarkan tiket regular atau tiket paketan..jadi ada beberapa alternatif memang. Kalo tiket regular, berarti cuma bisa masuk ke candi Prambanannya aja dengan biaya sebesar Rp. 40.000,- dan yang paketan (saya lupa paketannya kemana aja) yang ke Candi Prambanan dan candi Boko sebesar Rp. 75.000,- kalo pada nanya saya ambil yang mana, sudah pasti yang reguler...hahhaha...sebenernya waktu itu pengen ambil yang paketan...tapi berhubung duit saya ngepas, jadinya saya mengurungkan niat tersebut..hahhaha..lagipula saya mikirnya kalo paketan gitu takutnya ga bebas waktunya, jadi saya ambil yang reguler aja.




Selepas dapet tiket saya langsung menuju lokasi..dan lumayan olahraga banget ya jaraknya, tapi saya suka sihh. Dateng ke candi Prambanan langsung membawa ingatan saya akan kisah Roro Jonggrang...ya cerita rakyat yang jadi ciri khas banget dari candi Prambanan ini..jadi begitu masuk kawasan ini saya langsung ngerasain Aura kisah Roro Jonggrang yang minta dibuatin 1000 candi...weeeww bersyukur banget ga sih cowo jaman sekarang ga harus sesusah Bandung Bondowoso yang kudu extra kerja keras biar bisa jadi suaminya Roro Jonggrong. Hehehehehe.

LOKASI CANDI PRAMBANAN

Letak candi Prambanan ini mudah banget ditemukan karena memang  letaknya persis ada di samping jalan besar atau lebih tepatnya di Jalan Raya Jogja-Solo, menjadikan candi cantik ini bisa diakses dengan mudah dari arah mana saja.





KEGIATAN YANG BISA DILAKUKAN 

Berada diatas tanah seluas ratusan hektar menjadikan tempat ini memiliki banyak ruang untuk diexplore. Tentunya selain bisa puas mengelilingi kawasan candi utamanya sendiri yang terdiri dari beberapa candi pendampingnya, maka bekas candinya yang nampak seperti reruntuhan candi juga memiliki daya pikat sendiri bagi wisatawan. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di antara:

1.  Belajar Sejarah dan Budaya: Selain wisata maka kita bisa banyak belajar sejarah dan budaya yang membentuk kawasan candi Prambanan, maka tidak salah banyak sekolah memasukkan candi Prambanan sebagai salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika mengadakan study tour sekolah tahunan.

2. Fotografi. Ditemani suasana yang syahdu dan candi yang berdiri megah sebagai latarnya maka tidak salah banyak yang menjadikan candi Prambanan sebagai tempat untuk berfoto ria. Terlebih di jaman yang menginginkan foto dengan latar yang apik, maka banyak orang baik yang sendiri maupun rombongan, mengabadikan banyak moment di candi Prambanan. Bahkan tidak sedikit yang sengaja datang hanya untuk mencari angle foto yang bagus.

3. Berburu Oleh-oleh. Menuju Pintu keluar maka kita akan di buat bingung dengan banyaknya pernak-pernik candi Prambanan yang lucu dan di jual dengan harga yang sangat terjangkau.

4. Bermain. Ada banyak wahana permainan yang disediakan sepanjang jalan menuju keluar dari candi Prambanan, konsep ramah anak terliat sangat jelas diusung oleh pihak pengelola mengingat ada banyaknya wahana yang memang ditujukan bagi anak-anak, sebagai contoh ada fly bycyle dimana 
anak-anak bisa naek sepeda di udara dengan candi Prambanan sebagai latarnya, ada arena panahan, atau arena naik kuda dan lain sebagainya.

5. Lain-lain. ada banyak hal lain yang ga bisa sebutkan satu persatu disini, karena masih ada banyak wahana dan fasilitas lainnya yang disediakan disini..so biar ga penasaran dan tahu lebih jelas bisa langsung dateng ke candi Prambanan dong..hheheeh




PENUTUP

Meskipun sempat tertunda untuk mengexplore lebih banyak dikarenakan mendung dan gerimis, tetapi kesan saya akan candi Prambanan sangat mendalam..saya benar-benar jatuh cinta dengan tempat ini, sayangnya saya ga bisa sewa guide..mungkin kalo sewa guide akan lebih jelas dan menyenangkan..terlebih bisa kesini bareng temen-temen seru. ya tapi gak apa-apalah daripada belum pernah sama sekali, harapan saya, saya bisa kesini dalam keadaan yang lebih baik dan bisa lebih mengexplore semua tempat.



Oh ya..berhubung hari udah semakin sore saya memutuskan untuk pulang dan ternyata ketika saya mau pulang, justru semakin banyak orang yang dateng..saya sih bersyukur banget kalo masih banyak orang yang mau berkunjung ke Candi dan saya selalu berharap bagi siapapun yang datang ke candi untuk selalu memperhatikan peraturan yang ada dan tetep menjaga etika ketika berkunjung, karena kalo bukan kita yang menjaganya siapa lagi.

Ps: sebenernya saya bingung mau nulis apaan...soalnya semua orang pasti udah pada tahu tentang candi Prambanan ya...dan saya baru kesana..hahahha...but honestly i'm really excited to be there...and i hope someday bisa ke candi Prambanan lagi bareng orang-orang terkasih. Amin.


Ps. bag. 2: Kalo liat judul yang saya kasih, saya jadi hubung-hubungin kisah cinta saya..hahhaa...mana pake baju pink gini...ya valentine emank udah lewat tapi kisah perjuangan cinta Bondowoso yang ga tersampaikan akan selalu jadi kenangan. Halahhh mau sok puitis ga bisa..pokoknya saya salut sama Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso..Roro Jonggrang yang memang berjuang untuk cintanya dengan cara menolak Bandung Bondowoso dengan berbagai cara, Bandung Bondowoso yang terus memperjuangkan agar cintanya bisa tersampaikan...tapi takdir berkata lain..ahhh udahh lahh efek baju ngepink agaknya.

with pinky feeling,

MRS


Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar
Hai Guys..
Anyyonghasimnikka!

Setelah sebelumnya mengunjungi (sakit kali ahh) pantai Baron dan pantai Kukup..maka pantai tujuan kami selanjutnya adalah pantai Sepanjang.. (jadi inget lagu..sepanjang jalan kenangan...ciaahh ketahuan dehh udah tua kali pada tahu lagu ini...hehehe). sesuai dengan namanya.. pantai Sepanjang adalah pantai dengan garis pantai terpanjang di antara pantai-pantai yang ada di daerah gunung Kidul. yang ada digunung Kidul. Jarak pantai Sepanjang juga ga terlalu jauh dari pantai Kukup..masih lurus-lurus aja....ngikutin jalan yang ada.

Setelah lurus aja..nanti di kanan jalan dari arah pantai Kukup...maka bakalan ada tulisan "PANTAI SEPANJANG" yang gede banget...saya dan temen saya sihh ga tahu apa-apa tentang pantai ini...yang penting mampir-mampir aja. hehhehehe. Dari tulisan besar tersebut..masih harus masuk ke dalam dan sedikit melewati jalan yang jelek, untungnya ga panjang-panjang amat tuh jalan jeleknya..heheehe. Pas udah sampe di parkiran karena saking banyaknya motor dan mobil yang terparkir kami sampe bingung mau parkir dimana..ehh malah salah parkir dan disuruh pindah...karena memang tempat parkirnya ga terlalu luas sih. Kelar parkir kita pun langsung cari warung makan sekalian neduh..hehhehe.

saya lupa...kenapa ya waktu itu saya megangin topi bundar saya ini?

please saking takutnya item..ampe pake kaos kaki gitu..but tenang setelah itu saya lepas kog..masak iya tahan dari godaan pasir yang memanggil

widih ternyata warungnya keren euuy..dari arah parkir seh keliatannya kecil...tapi ternyata di belakangnya di ada gazebo yang langsung menghadap ke pantai. Wah sedap dong makan kelapa muda disuguhi oemandangan pantai. Selain itu...untungnya ga seperti pantai-pantai sebelumnya yang selalu rame, pantai Sepanjang lebih tenang dan sepi jadi bisa menikmati pinggiran pantai dengan lebih tenang dan bebas.


view ketjeh dari gazebo

entah kenapa selalu merasa Klamud lebih enak kalo dimakan di pinggir pantai..ada yang merasa keg saya ga?

sok-sok an minum klamud sambil liat kepantai lepas.

Selesai istirahat dan minum kelapa muda segar..kami pun menuju ke pinggir pantai. berhubung kami udah capek jalan dan nanjak di pantai sebelumnya...kami ga terlalu banyak explore ke tiap sudut..soalnya cuacanya panas banget dan kami udah kelelahan...ya bayangin aja udah bawa motor berjam-jam ga ada berhentinya..hahhaha. jadi kami sekedar foto-foto deket pinggir pantai aja.

sejauh mata memandang


saking capeknya..ga jalanin ne spot cuma foto dari jauh aja..hehehe. dasar pemalas.

lagi-lagi pengen surfing kalo liat ombak gini..padahal bisa juga kagak..hadeuuuhh

rame anak-anak dan ibu-ibu...soalnya ne pantai pas banget buat berenang.

Pantai ini cukup diminati juga ternyata..karena selain kami memang ada juga pengunjung dari luar kota. Bermacam-macam kegiatan pantai pun bisa dilakukan disini..airnya jernih dan ombak yang bersahabat bikin pengen banget nyebur apa daya ga ada baju ganti...hehhehee. Selain itu ada satu spot foto juga yaitu karangan bunga berbentuk hati...jadi bisa bikin foto yang instagrammable dehh..wkwkkw..kalo mau ada juga jasa potret dari fotogpher lokal...yang bisa langsung cetak biayanya juga ga mahal.

kenalin rekan kerja merangkap adik..entah dia mengakui saya sebagai kakak apa enggak.hahaha


ne kakaknya ajeng yang sesungguhnya..ahh mereka berdua kakak beradik cantik-cantik sekali.

kerjaan kami cuma gilir-giliran jadi photographer atau modelnya..hahahha..hayoo kamu lebih sering yang mana?

Begitu menginjakkan kaki di hamparan pasir pantai Sepanjang maka ada rasa enggan untuk pergi dari sini. Hamparan pasir yang lembut ditemani semilir angin dan suasana yang tenang bakalan bikin kalian betah lama-lama meski cuma untuk sekedar duduk-duduk melihat aktivitas wisatawan setempat. Deburan ombaknya bagaikan menenggelamkan semua rasa gundah gulana yang ada di dalam jiwa. nah lohhh saya yang anti romantis aja langsung berubah puitis gini ya..hahhahaa. Aseli ini pantai adem banget...ya mungkin karena saya memang lebih suka pantai yang ga terlalu rame kali ya..jadii suka aja ama suasana yang begitu. Selain tempatnya yang cihuy, fasilitas yang ada juga cukup lumayan, udah ada warung jadi ga takut kelaparan, serta toilet yang bersih sehingga bikin nyaman para pengunjung.

Perasaan kemana-mana saya selalu foto begini dehh..entah apa maksudnya. huuftt

aseli ne pasir lembut banget didudukin jadi emoh kemana-mana

kann.....berani kotor...ya iyalah pasirnya selembut ini.

Cukup lama saya dan temen saya terlena disini...tapi ga boleh lama-lama..karena kami masih harus ke pantai lainnya. So demikianlah pengalaman mini saya bersama dengan dua rekan tercinta. setelah beberes kamipun menuju parkir dan melanjutkan perjalanan kami.

So bisa dibilang pantai Sepanjang itu asik banget untuk dikunjungi. bahkan kalo kamu lama-lama disini masih ada banyak hal yang bisa diexplore atau cuma sekedar lari dari ujung pantai satu ke ujung lainnya..hahhahaa....berasa mau syuting ga sih kalo gitu..hehhee.  yang pasti yuk bikin banyak moment dengan orang-orang tersayang, karena kita ga akan pernah tahu sampe kapan mereka akan tetap ada di dunia ini. so tunggu apalagi guys..ajak segera temen, gebetan, tunangan, mantan, keluarga dan orang-orang yang kamu rasa bakalan asik buat abisin waktu disini sembari menunggu sunset tiba (padahal saya liat sunset juga enggak..hahaha). kalo ada yang belum lengkap dan penasaran akan sesuatu boleh banget leave koment di bawah. don't forget to like this posting and be my follower ya...hahahha. Happy Reading semoga Segera Travelling.


Love, Eat, Play and Pray

MRS
Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar
Haii guyss....

Sesekali posting tentang makanan boleh dong ya..hahhahaa....jadi ceritanya dari dulu (entah mulai kapan..)  saya penasaran banget ama Gelato tempoe doeloenya jogja yang hits abiss...(Gelato itu es krim versi italia ya)....sering lewat jogja tapi ga pernah mampir...jadinya pas kemarin saya pulkam saya bertekadd untuk ketempat ini. berangkat dari Purwodadi menuju Purbalingga via Jogja membuat saya bertekad harus nemuin ne tempat....dan setelah googling dll...saya pun berangkat....perjalanan Purwodadi-Solo-Jogja saya tempuh dalam waktu sekitar kurang lebih 4 jam lah...trs langsung pasang google map...dan setelah muter-muter tetep ga ketemu...ya mungkin karena saya juga udah capek dan agak males..hahahhaha dan akhirnya ga ketemu...so saya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke rumah saya di Purbalingga..soo mission failed!!! (WKWKKWKWKWK)

So dalam perjalanan saya akan kembali ke Purwodadi..saya pun bertekad kali ini harus ketemu..hahhaha...dan setelah sampe jogja...saya googling lagi dan bertanya sama orang-orang Jogja (sumah orang jogja itu baik-baik bangett loohh, ga pernah setengah-setengah kalo kasih tahu jalan, detailnya pake banget)...akhirnya ketemu dehhh tempatnya..thanks God! so sekalian saya istirahat abis perjalanan kurleb 4 jam...saya menikmati gelato saya...dan ini beneran enak..hehheee.

Abis Parkir, saya tanya tukang parkir dulu,,,soalnya saya ga ada uang cash dan di dalem ga bisa pake mesin EDC soo harus pake tunai...kelar ambil tunai masuk dehh ke dalem  (ya iyalahh masak keluar)...karena udah baca beberapa artikel katanya emank harus bayar dulu ke kasirnya...nahh saya cari-cari kasir dengan muka bego..ternyata kasir ada disisi kanan dari arah kita masuk..terus saya tanya harga,,si kasih dengan muka datar cuma nunjukin tangan ke atas..ternyata di atas udah ada tulisannya..hemmm baru liat...tapi gegara liat kasih yang kayak gitu..saya jadi kurang sreg...hemmm mba pelayannya ga ramah ya...masak masih lebih ramah tukang parkir di depan bahkan orang yang saya tanyai di jalan...ahhh tapi mungkin itu perasaan saya saya dan kelar membayar saya pun menuju ke tempat pengambilan gelato.

Sama kayak di tempat pengambilan es krim dan gelato lainnya...sudah ada rak atau apa sihh namanya freezer gelato dengan beragam pilihannya....dan bisa icip dulu dong...dan lagi-lagi pas saya kesitu pelayanan dari mbaknya ga terlalu ramah ( ne saya yang sensitif atau mbaknya iri liat keimutan saya sihhh..) tapi saya mahh cuek aja..setelah icip beberapa rasa....saya menjatuhkan 3 pilihan gelato..namanya apa ya..lpaa...hahhahaa....setelah dapet gelato saya...saya pun cari duduk dan daet tempat yang deket banget ama freezer gelatonya...jd bsa puas ngeliatinnya..hahhaha

Langsung dehh,,sebelum saya makan saya foto-foto dlu...padahal udah ngiler banget tuhh..hahahaa...demi sebuahh foto...akhirnya kelar foto makan dehh dan beneran dehhh rasanya enak banget..dan menurut saya dengan rasa senikmat itu harga segitu jadi itungannya murah..dan tempatnya seru banget...ya even penjualnya kurang ramah sihh..ehh tapi pas kulihat dia ngelayanin bule dia ramah banget lohhh..apa gegara mukaku kucel banget dan keliatan gembel ya..hahhaa...ya elaaahh tapi bahkan saya beli lebih banyak daripada tuhhh buleee...ya sudahhlahhh paling ga kekesalan saya bisa terobati pas makan gelatonya..hehehhehe.....always think positive bae...hehehee...oh ya untuk harganya sendiri berdasarkan sizenya ya..yang small 20k, kalo pake cone jadinya 25k..medium 40 k...dan yang big size 55 k..atau mau makan bareng temen-temen ada yang Xtra big harganya 115k..wahh kebayang ga isinya sebanyak apa..hehehee


ini gelato pesanan saya...kalo ga salah harganya  sekitar 45 rb...karena ada 3 scoop dengan 3 pilihan rasa

ne yang saya bilang freezer gelatonya....apasihh ini namanya males googling...wkkwkw
 Tahu ga..setelah saya  liat gelato terpampang nyata gitu..saya langsung pengen punya usaha Gelato...hahhahaa...ya sapa coba yang ga doyan es krimmm...tua muda, kaya miskin, ganteng jelek, cantik jelek ga ada hubungannya ma rasa..wkwkkw....aseliii saya sambil makan gelato saya liatin terus dehh dan bayangin wahh kalo someday saya punya usaha ini..wahhh bisa bikin bahagia banyak orang...masak iya abis makan es krim nangis..hehheee.....doain ya man teman...yang penting punya mimpi dulu...hehehee

asik banget yan tempat duduknya so saya pilih duduk disni...selain itu emank kursi lainnya udah pada ada orangnya..wkkwkw

tempat seru buat nongkrongnya anak muda Jogja

tuhh beneran penuh kan tempat ini...oh ya ne mbanya lagi ngambil air putih yang disediain secara gratis biasanya kan suka seret tuh abis makan gelato

yeeeayyy narsis time..padahal mahh nutuin muka yang udahh kucel bangett..

nahhh keliatan kan muka ketjehh saya..hahaha
 Saya rasa selain rasa gelatonya yang enak, tempatnya yang unik juga jadi salah satu kenapa tempo gelato banyak didatengin orang...terlebih dijaman dimana sosmed adalah segalanya..bisa makan es krim sambil foto cantik pasti itu yang dicari orang..hemmmm ide ni buat temen-temen dan saya (amin) yang mau bikin usaha khususnya di bidang kuliner ne...jadi semuanya saling melengkapi...beneran dehh keliatan dong asiknya tempat ini bikin kamu betah lama-lama sekalian ambil foto dari setiap angle...wkwkwk.

keren ya penataan lamounya....ne mba-mba  dengan seragamnya

saking lamanya saya disni dari ada orang sampe tuhh orang-orang udah pada pergi..hahahhaa

sapa coba yang ga betah lama-lama disini

tuuh abis bersihh gelatonya dan kenyang..btw ini saya sekalian makan siang lohh..selain irit emank gelatonya ngenyangin banget untuk ukuran perut saya..hehhehe

kotak buat bekas sendok abis kita nyicipin gelatonya

penampakan dari depan..pengen banget foto disini ..tapi ga ada orang yang bisa dimintai tolong..hhehehe

Nah demikian adanya perjuangan saya dalam nyicipin Tempo Gelato yang jadi salah satu culinary iconic di jogja ne...hehhehehe...dan oneday pengen balik kesini lagi ngajakin sodara-sodara saya yang pada doyan es krimm..hehehhehe. biar bisa nyobain yang xtra big sizenya..woowww...masih penasaran gimana bentuknya.....so buat kamu-kamu yang mungkin ada rencana buat maen ke Jogja jangan lupa buat mampir ke tempat yang seru banget ini. tempatnya ada di Jl. Prawirotaman 1.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Kubbu

Kubbu Network

http://kubbu.net/

https://kubbu.net/wp-content/uploads/2019/06/logo-kubbu-komunitas-blogger-dan-buku-300x225.jpg

Mengenai Saya

Foto saya
mrs.kingdom17
Hiiii... how's your life?
Lihat profil lengkapku

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

Categories

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • Agustus 2021 (1)
  • Juni 2021 (1)
  • Maret 2021 (1)
  • Januari 2021 (1)
  • Oktober 2020 (30)
  • Juni 2020 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • Maret 2020 (2)
  • Februari 2020 (1)
  • Januari 2020 (3)
  • Desember 2019 (1)
  • November 2019 (4)
  • Oktober 2019 (3)
  • September 2019 (4)
  • Agustus 2019 (3)
  • Juli 2019 (4)
  • Juni 2019 (5)
  • Mei 2019 (4)
  • April 2019 (4)
  • Maret 2019 (5)
  • Februari 2019 (3)
  • Januari 2019 (4)
  • November 2018 (3)
  • Oktober 2018 (2)
  • September 2018 (2)
  • Agustus 2018 (3)
  • Juli 2018 (4)
  • Juni 2018 (3)
  • Mei 2018 (3)
  • April 2018 (6)
  • Maret 2018 (8)
  • Februari 2018 (2)
  • Januari 2018 (4)
  • Desember 2017 (11)
  • November 2017 (6)
  • Oktober 2017 (4)
  • September 2017 (1)
  • Agustus 2017 (8)
  • Juli 2017 (4)
  • Juni 2017 (2)

Created with by ThemeXpose